Pra Wawancara - Cara Berjalan
Setelah pewawancara mempelajari kualitas bayanganmu melalui berkas-berkas yang kau siapkan, saatnya kini bagi mereka untuk melihat tongkronganmu yang sesungguhnya. Kesempatan pertama bagi mereka dalam memperhatikan batang hidungmu adalah ketika kalian memasuki ruang wawancara, berjalan mengarah ke meja mereka.
Yang perlu kalian perhatikan, sering kali pewawancara disergap rasa bosan. Oleh karenanya, penting kiranya kalian membantu mereka untuk lebih bergairah hanya dengan melihat dirimu. Bagaimana caranya? Jangan dulu berpikir membuat mereka terkesan setelah kalian duduk berbicara dari mulut ke mulut. Kelamaan. Yang lebih baik, yang lebih cepat, adalah dengan membangkitkan hasrat mereka lewat caramu berjalan.
Caranya gampang, buat cara jalan yang positif. Pada umumnya, cara jalan yang positif adalah posisi badan tegak (bayangkan garis lurus dari telinga, pundak, pinggang), membusungkan dada (secara psikologis, wanita berarti memamerkan buah dadanya, sedang pria menampakkan kebidangan dadanya -ini ilmiah, bukan pelecehan verbal!), mengencangkan otot perut, kepala tegak lurus horizontal (jangan ndangak / ndingkluk), ikuti pandangan mata dengan gerakan kepala (jangan mentang-mentang kepala harus tegak njuk waktu melihat kekanan, cuma bola matanya yang dibanting setir ngelirik kanan) berjalan mantab (bukan cepat), jangan lupa ayunan tangan normal.
Kami dulu pada PC 63 dan 64 sempat menghabiskan waktu 1 jam sendiri untuk mbenerin cara jalan menuju meja wawancara. Bagaimana wong madrim awalnya berjalan kayak kepiting, wong anjani yang tersendat sendat, wong pregiwati yang lupa melambaikan tangan, wong gandari yang angkuh bak pragawati, cah narantaka yang spaneng, cah anila yang kayak pentul korek, wong pregiwa yang oleng, dsb. Karena itu, perhatikan kembali cara jalanmu, awas ada yang aneh. Perbaiki sekarang juga, setidaknya didepan kaca dirumah. Selamat mencoba!
tur nek menurutku juga jangan munduk2 terlalu sopan
BalasHapusooo..jadi jangan terlau sopan n jangan terlau sombong ya??
BalasHapuscoz kalo menurut perasaanku pas wawancara2 sebelumnya jalanku terlau mbungkuk n kepalanya nunduk terus
-rino-
nanda perlu baca komenmu mbak :D
BalasHapus