Melengkapi tulisan sebelumnya, berikut bagaimana seleksi Paskibraka Kabupaten Sleman dilakukan. Mengapa kita mengangkat Sleman? Karena selektor-selektor Sleman secara emosional paling dekat dengan selektor Kota, sehingga bisa saja akan terjadi pertukaran info sistem seleksi yang kemudian diadaptasi.
Total, ada 30 porsi penilaian di Sleman. Ketigapuluh porsi ini dibagi menurut berbagai prioritas:
1. Fisik kesamaptaan, 3 porsi
2. Postur, 3
3. Kesehatan Umum, 2
4. Teknik PBB, 1
5. Tes Tertulis, 2
6. Kesehatan Lanjut, 2
7. Wawancara Kepaskibrakaan, 5
8. Wawancara Mental Ideologi, 2
9. Wawancara Penguasaan Bahasa, 2
10.Wawancara Pengetahuan daerah, 2
11.Wawancara Teknologi Informasi, 2
12.Wawancara Minat Bakat, 2
13.Wawancara Personal Approach, 2
Kita bisa lihat, betapa tes wawancara di pos Kepaskibrakaan mendapat indeks pengali tertinggi, sebaliknya PBB teramat rendah. Lain padang lain belalang.
Total, ada 30 porsi penilaian di Sleman. Ketigapuluh porsi ini dibagi menurut berbagai prioritas:
1. Fisik kesamaptaan, 3 porsi
2. Postur, 3
3. Kesehatan Umum, 2
4. Teknik PBB, 1
5. Tes Tertulis, 2
6. Kesehatan Lanjut, 2
7. Wawancara Kepaskibrakaan, 5
8. Wawancara Mental Ideologi, 2
9. Wawancara Penguasaan Bahasa, 2
10.Wawancara Pengetahuan daerah, 2
11.Wawancara Teknologi Informasi, 2
12.Wawancara Minat Bakat, 2
13.Wawancara Personal Approach, 2
Kita bisa lihat, betapa tes wawancara di pos Kepaskibrakaan mendapat indeks pengali tertinggi, sebaliknya PBB teramat rendah. Lain padang lain belalang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar